News Update :
Home » » Hal Yang Perlu diperhatikan Ketika Ingin Serius dalam Membuka Usaha sebagai bisnis sampingan

Hal Yang Perlu diperhatikan Ketika Ingin Serius dalam Membuka Usaha sebagai bisnis sampingan

Penulis : Berita Nasional on Minggu, 18 Desember 2016 | 03.38

Setiap usaha pastilah memerlukan modal yang kuat, modal tersebut tidak hanya sebatas uang namun juga modal berupa persiapan yang matang. Modal persiapan tersebut nantinya akan dijadikan senjata dalam membuka usaha. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan  ketika seseorang serius ingin membuka usaha? Berikut akan kami bahas dalam inspirasi wirausaha.

sebelumnya kita sudah membahas tentang bisnis sampingan untuk karyawan, kali ini inspirasi wirausaha ingin menambahkan referensi bagi anda mengenai usaha sampingan.

Hal Yang Perlu diperhatikan Ketika Ingin Serius dalam Membuka Usaha sebagai bisnis sampingan

Modal yang perlu diperhatikan ketika akan memulai usaha dengan serius. Sebaiknya anda menyimak pembahasan berikut ini:

1. Teknis
Ketika anda akan membuka usaha, anda tidak hanya memikirkan segi permodalan saja atau pemasarannya saja. Apapun yang menyangkut teknis harus sudah dipikirkan secara matang. Nah bagaimana caranya agar anda menguasai hal teknis tersebut? perlu anda sadari bahwa, ada banyak sekali buku-buku yang membahas tentang hal teknis tersebut tanpa adanya istilah-istilah teknis yang membuat pusing. Anda harus rajin mencari referensi sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan bisnis atau usaha yang akan anda buat. Atau jika diperlukan anda bisa mencari banyak informasi yang diperlukan melalui orang lain yang sudah pandai dibidangnya tersebut.

Yang termasuk kedalam hal teknis, misalnya soal perizinan atau urusan tetek bengek hukum lainnya. Usaha yang baik juga memerlukan suatu pengelolaan keuangan, sehingga anda harus mempunyai pembukuan yang teratur, serta mempunyai pemisahan antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Begitupun dengan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) atau karyawan. Anda harus bisa menghitung berapa banyak karyawan yang anda butuhkan, serta hak dan kewajiban sesuai undang-undang ketenagakerjaan. 


Persoalan yangmenyangkut teknis lainnya adalah bagaimana anda bisa memasarkan produk yang anda hasilkan? Bagaimana memasarkan jasa yang anda tawarkan? Bagaimana strategi promosi yang akan anda jalankan? Segmen pasar apa yang akan anda tuju? Berapa anggaran yang harus disediakan? Bagaimana anda mengatasi persaingan pasar? Anda harus mengevaluasi pemasaran yang sudah dilakukan. Persoalan teknis lainnya misalnya teknologi. Mungkin untuk suatu usaha yang kecil, masalah teknologi belum begitu diperlukan. Tapi anda haruslah memikirkan jangka panjangnya ketika usaha anda semakin maju dan berkembang. Teknologi tentu saja dapat membantu menghemat banyak tenaga dan waktu, sehingga pada akhirnya bisa menekan biaya usaha. 


2. Kenali kemampuan atau potensi yang ada didalam diri anda sendiri
Suatu usaha dapat mencapai kesuksesan dengan baik apabila usaha tersebut dijalankan sesuai dengan kemampuan diri. Maka dari itu, pertimbangkanlah bidang usaha apa yang kiranya tepat dengan kemampuan anda. Jangan sekali-kali anda memilih bidang usaha yang tidak anda kuasai karena akan membuat usaha anda menjadi berantakan dan uang anda akan terbuang dengan percuma. Kesadaran akan hal ini perlu anda renungkan mulai dari sekarang, sebelum semuanya terlambat dan anda mendapat kerugian sekaligus penyesalan.



3. Pilihlah bidang usaha yang cocok dengan anda
Tentukan lebih dulu bisnis sampingan apa yang akan anda jalankan. Apakah anda ingin bisnis usaha rumah makan kecil? Apakah anda ingin membuka usaha jual beli pulsa? Les privat? Atau bisnis lainnya? Pada prinsipnya, semua bidang usaha tersebut bisa dibagi menjadi:

• Bidang usaha yang masih jarang atau belum banyak yang memulainya
Beberapa dari anda mungkin akan ragu dengan usaha yang jarang atau belum banyak dilakukan oleh banyak orang. Namun anda tidak perlu khawatir karena apabila anda mengemasnya dengan tepat, justru usaha anda akan cepat berkembang dan cepat dikenal oleh orang lain karena mempunyai ciri yang khas dan jarang ditemui dimanapun.

• Bidang usaha yang sudah banyak dilakukan
Anda bisa membuka usaha yang sudah banyak dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun tetap saja banyak orang yang masih ragu untuk memulai usaha yang banyak dilakukan oleh orang lain ini. Sekali lagi anda tidak perlu cemas, lakukanlah bisnis anda dengan matang. Persiapkan segala macam kebutuhannya.






4. Analisa masa depan usaha yang dipilih
Kalau kita buka website online belakangan ini, anda tentu akan melihat iklan online dari sebuah armada taksi. Armada taksi ini baru mengembangkan sistem order online setelah sebelumnya kalah bersaing dengan taksi online atau transportasi online. Menurut saya langkah yang dilakukan oleh armada taksi yang mengupgrade sistem order by online sudah cukup terlambat. Akan tetapi hal ini patut diapresiasi. Hal ini masuk kedalam analisa masa depan, artinya kita harus benar-benar menganalisa segala macam kemungkinan-kemungkinan kedepannya dengan cepat dan tepat. agar anda tidak kecewa terhadap bidang usaha yang akan anda pilih, cobalah anda analisa apakah usaha tersebut akan bertahan lama. Analisalah bagaimana pertumbuhan usaha tersebut kelak. Lakukan riset kecil. Jangan sampai anda menyesal memasuki usaha yang salah. Riset ini bisa membantu anda menyiasati strategi usaha serta bisa mengetahui keunggulan dan kelemahan pesaing-pesaing usaha anda.


5. Perhatikan posisi di pekerjaan utama
Salah satu syarat sebelum seseorang melakukan usaha sampingan adalah posisinya saat ini dipekerjaan utamanya seperti apa? Usahakan sebelum memulai usaha atau bisnis sampingan, posisi anda dikantor sudah mapan. Biasanya, posisi sebagai pekerja teknis memiliki kemungkinan kecil untuk bisa melakukan usaha sampingan karena intensitas pekerjaan teknis yang cukup tinggi dan waktu kerja yang cukup ketat. Namun bukan berarti hal ini tidak memungkinkan, semuanya bisa anda siasati dengan melakukannya diluar jam kerja. Lain halnya dengan posisi manajer yang biasanya yang sudah memiliki keterikatan waktu kerja . namun apabila penerapan waktu kerja yang ketat juga berlaku bagi para manajer, sebaiknya hal tersebut menjadi pertimbangan juga.


6. Lokasi Usaha
Dimana anda ingin membuka usaha? Dirumah sendiri? Menyewa sebuah tempat kecil dipinggir jalan? Atau anda ingin menyewa sebuah toko atau ruko? Jangan lupa, dalam beberapa bidang usaha, menentukan lokasi merupakan hal yang sangat penting karena terkait masalah pemasaran. Sebagai contoh anda mungkin memutuskan untuk membuka usaha laundry, usaha londry anda tidak akan begitu laku apabila tidak ditempatkan dilokasi yang tepat seperti di kampus, dekat pabrik dan sekolahan misalnya. Hal ini menandakan anda harus menentukan lokasi usaha anda dengan tepat dengan menentukan pula pangsa pasar utama yang ingin anda targetkan.


7. Pelanggan
Bagaimana anda bisa mendapatkan pembeli barang dagangan atau jasa anda? Apakah anda akan memulainya dengan mempromosikan dari mulut-kemulut? Atau anda akan membuat brosur dan menyebarkannya dari rumah ke rumah? 
Beberapa orang yang saya kenal, mempromosikan usahanya dengan memasang plang didepan tempat usahanya. Ada juga yang mempromosikan usahanya dengan memasang iklan kecil di Koran. Yang terpenting adalah anda harus tahu bagaimana mendapatkan pelanggan atau pembeli atau klien barang atau jasa yang anda tawarkan. Bila tak ada penjualan, maka usaha anda tidak bisa dibilang berhasil.


8. Buatlah visi misi usaha yang jelas
Sebuah usaha haruslah mempunyai visi dan misi yang jelas agar pencapaian yang ingin dicapai bisa memberikan motivasi dalam mengembangkan usaha yang dijalani. Sehingga tujuan dan langkah usaha tersebut dapat terkonsep dengan baik guna menunjang pengembangan usaha yang dibangun. Sekecil apapun usaha yang dimiliki, tujuan usaha akan mempengaruhi kinerja serta usaha yang akan diperoleh.



9. Perhatikan Daya Beli Masyarakat
Coba perhatikan dan analisa posisi tawar terhadap bahan baku dan posisi tawar terhadap pasar. Ini terkait dengan bagaimana daya beli masyarakat sekitar, jika bisnis tersebut ditunjukan untuk masyarakat sekitar. Andapun harus menganalisa competitor atau pesaing usaha anda. 


10. Analisa Segmentasi Pasar Usaha Anda
Siapakah segmen utama bisnis anda? Apakah anak-anak, remaja, dewasa, keluarga, orang tua, atau siapa? Analisa juga harga jual yang kompetitif. Tujuannya supaya harga barang yang anda tawarkan tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah sehingga bisa bersaing dengan sehat dipasaran.


11. Carilah produk unik dan menarik
Buatlah design yang unik dan menarik. Sehingga memiliki karakter yang khas. Produk boleh serupa, begitu juga soal harga dan kualitas. Namun jika produk anda memiliki keunikan tersendiri, tentu hal ini bisa menarik perhatian konsumen. Kendalikan juga kualitas barang dan buatlah agar tetap sesuai standar. Kualitas produk yang mengalami penurunan pasti akan ditinggalkan konsumennya. Jadi pilihlah teknologi yang tepat dan efisien. Jika bisnis anda bisa dibangun dengan perangkat teknologi yang sederhana namun anda membangunnya dengan teknologi canggih, maka hal tersebut adalah pemborosan yang tidak perlu ada. Dan yang terakhir, cobalah anda menganalisa usaha anda untuk menjadi produk-produk yang benar-benar siap untuk dipasarkan dan bagaimana mengerakkan usaha tersebut.


12. Hadapi, Hayati, serta Nikmati hambatan atau kegagalan
Dalam membangun usaha hingga mencapai kesuksesan tidaklah mudah, hambatan serta resiko kegagalan selalu menghantui setiap usaha anda. Untuk itu, sebaiknya anda selalu berpikiran positif terhadap hambatan serta kegagalan yang ada. Karena setiap kesulitan aka nada kemudahan jika anda mau bekerja keras. Tanpa anda sadari dalam keadaan terdesak, kreativitas seseorang akan meningkat untuk mencari solusi dari masalah yang ada. Oleh karena itu, hadapi, hayati, serta nikmati hambatan usaha karena hal tersebut akan menguatkan mental dan menambah kemampuan anda dalam membangun sebuah usaha.


13. Lakukan Aksi Sekarang Juga!
Sebaik dan sehebat apapun ide bisnis yang anda miliki, tidak akan pernah menjadi usaha sukses jika anda tidak segera bertindak. Mulailah usaha yang anda rencanakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan, karena menjalankan sebuah usaha hingga mencapai kesuksesan membutuhkan sebuah perjuangan dan perjalanan yang cukup panjang dan kerja keras yang harus dijalankan. 

Untuk membuka bisnis sampingan janganlah menunggu waktu yang ideal, seperti modal yang cukup, lokasi yang strategis, karyawan yang cakap, ataupun waktu yang luang untuk memulai bisnis. Untuk mendapatkan semuanya dalam waktu yang bersamaan tentu saja memerlukan pengorbanan yang cukup besar. 
Membuka bisnis sampingan akan menjadi hal yang menyenangkan apabila anda membuka jenis usaha dan skala usaha sesuai minat dan kemampuan anda. Anda bisa berbisnis sampingan tanpa modal yang sesuai minat, bakat, dan hobi anda, misalnya menjadi penulis skenario, penerjemah, guru les privat dan sebagainya. 

Bagi yang belum berani dalam mengambil resiko ketika membuka toko sendiri, ada satu pilihan mudah ketika akan memulai usaha, yaitu dengan sitem konsinyasi. Dengan menggunakan sistem konsinyasi, anda bisa menitipkan barang dagangan anda ke toko, kios, atau minimarket/supermarket orang lain. Anda tidak perlu memiliki toko dan karyawan sendiri. Jelas akan menghemat banyak biaya. Anda hanya perlu sedikit menanamkan modal berupa barang dagangan dan investasi waktu plus tenaga untuk menawarkan ke toko orang lain. Barangpun tidak harus buatan sendiri, bisa berupa barang yang anda beli secara grosir dan bisa anda titipkan ke beberapa toko.

Jika segala kebutuhan yang diperlukan untuk membuat usaha sudah mantap, anda bisa mamulai bisnis sampingan kapan saja. Ketika ide tersebut mampir kedalam benak anda, segeralah mewujudkannya. Kita akui bersama bahwa dalam mencari ide tidaklah gampang, itu sebabnya anda harus banyak menggali wawasan dan informasi. Ada banyak faktor selain uang dalam menentukan bisnis anda. Semangat yang luarbiasa, aktif, penuh motivasi, inisiatif, dan sosial adalah sikap yang sangat membantu seorang wirausahawan untuk mengeksplorasi peluang usaha, terutama dalam memperkenalkan ide ataupun kreasi yang bernilai kepada calon pelanggan.

Anda harus mempunyai target yang ingin dicapai saat menjalankan bisnis sampingan. Target merupakan tolak ukur dalam menjalankan suatu pekerjaan. Dari bermacam-macam peluang yang tersedia, pilihlah bidang yang memang anda kuasai atau bidang yang memang hobi anda. Selain itu, pilih bidang yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. 



Membuat bisnis sampingan sebetulnya tidak terlalu repot karena peluang-peluang itu sudah ada dihadapan anda. Dengan sedikit konsentrasi disertai niat yang tulus, peluang itu akan hadir dihadapan anda. Cobalah anda merenung dan menyesuaikan dengan selera anda. Ukurlah kemampuan modal anda dan pertimbangkan usaha mana yang paling mudah dan paling memungkinkan untuk anda jalani. Sesuaikanlah bisnis sampingan tersebut dengan kemampuan yang anda miliki secara menyeluruh. Baik itu mental, modal, dan faktor-faktor lain yang mendukung. 

Anda harus bekerja keras serta harus mempunyai keinginan keras untuk maju dan merubah nasib menuju kearah yang lebih baik. Sekarang bukan hal yang aneh jika seseorang dengan modal yang terbatas berbicara tentang bisnis karena peluang usaha berada dimana-mana. Anda hanya perlu berusaha dan berpikir kreatif. 

Sebagai karyawan dengan kreativitas tinggi, tidaklah mustahil menciptakan peluang usaha, jika usaha ini makin lama makin tumbuh besar, anda bisa memilih untuk konsentrasi di usaha anda sendiri atau menyerahkan pengelolaannya kepada orang lain. Anda bisa punya banyak waktu untuk diri anda sendiri, sementara pemasukan terus berjalan. Jadi usaha sendiri bisa memberikan kebebasan waktu dan uang. Enak bukan?

Tetapi merintis usaha sendiri tidaklah semudah itu. Awalnya anda harus terlibat penuh dengan usaha tersebut. anda harus merancang sistemnya, mengatur siapa saja yang akan membantu, bagaimana usaha itu bisa berjalan dengan baik, Bagaimana memasarkannya, dan lain sebagainya. Bisa dibilang masa awal membuka usaha sendiri membutuhkan usaha yang keras disbanding bila anda bekerja dengan orang lain. Tapi jika usaha itu sudah berjalan dengan baik, anda bisa pelan-pelan meninggalkannya dan membiarkan usaha tersebut berjalan dengan sendirinya. Menarik bukan?

Sebuah bangunan tidak akan terbentuk jika tidak dibuat menggunakan bahan-bahan yang diperlukan seperti pondasi, semen, pasir, batu bata dan sebagainya. Sama halnya dengan usaha, kita perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat sehingga kita bisa membuat ‘usaha’ yang menjanjikan dan menyenangkan. 


Membuka usaha seperti sebuah tantangan yang menarik. Kita akan diuji dengan berbagai kemungkinan-kemungkinan. Semakin kita bisa bertahan dan berhasil menghadapinya. Maka usaha kita akan semakin mencapai tingkat kesuksesan. Semoga ulasan disini bisa menjadi sumber inspirasi usaha anda. Selamat mencobanya 


Share this article :

Posting Komentar